Minggu Paskah di Gereja Santa Clara : Maknai Kekosongan sebagai Ruang Karya Allah

Misa Minggu Paskah di Gereja Santa Clara telah berlangsung dengan khidmat. Di hari Minggu, 5 April 2026 ini, ada dua misa yang digelar di pagi hari yakni pukul 06.00 dan 09.00. Dan satu misa di sore hari pada pukul 17.00.

Misa yang diadakan pada pukul 09.00 dirayakan secara konselebrasi oleh Pastor Kaprilius Sitepu OFMCap sebagai selebran utama, didampingi Pastor Yustinus Saragih OFMCap.

Paskah Santa Clara 3

Pada Hari Raya Paskah ini umat yang hadir terbilang tidak sebanyak Malam Paskah. Tercatat, di misa pertama ada sekitar 1.024 umat yang hadir, sedangkan di misa kedua diperkirakan ada 1.768 umat yang hadir. Di Misa sore biasanya jumlah umat tidak jauh berbeda dengan Misa jam 06.00.

Mulai dari Kekosongan

Dalam homili yang disampaikan kepada umat, Pastor Kapri memulai refleksinya dari pengalaman manusia yang sering kali takut pada kekosongan, baik kekosongan materi, harapan, maupun arah hidup.

Paskah Santa Clara 2

Dan, manusia cenderung segera mengisi ruang kosong itu dengan berbagai kesibukan atau jawaban instan agar hati kembali terasa penuh. Namun Injil Paskah justru menghadirkan cerita yang berbeda.

Para perempuan yang datang ke makam Yesus, termasuk Maria Magdalena, merasakan kegelisahan ketika menemukan batu besar yang menutup makam sudah bergeser. Ketika mereka tiba, batu itu sudah terguling dan makam menjadi kosong. Sebuah tanda bahwa Allah telah bekerja bahkan sebelum manusia memahami apa yang sedang terjadi.

Refleksi ini menegaskan bahwa dalam kehidupan iman, kekosongan tidak selalu berarti kegagalan atau kehilangan. Justru melalui ruang yang tampak kosong, seperti doa yang terasa kering atau jawaban yang belum datang, Allah bisa saja sedang membuka jalan baru dan menggulingkan “batu besar” dalam hidup manusia. “Kubur yang kosong bukan tanda kekalahan, melainkan tanda kemenangan. Batu yang terguling bukan hanya membuka makam Yesus, tetapi juga membuka harapan kita,” tutur Pastor Kapri.

Paskah Santa Clara 4

Misa Minggu Paskah itu pun ditutup dengan berkat meriah oleh Pastor Kapri. Secara keseluruhan, misa Minggu Paskah dan Pekan Suci di Gereja Santa Clara berjalan dengan tertib dan lancar. Kali ini Panitia Pekan Suci dari Wilayah Lourensius Da Brindisi dengan sigap berkolaborasi bersama DPH, Sie Liturgi, Sie Kesehatan, Sie Komsos, dan K3 dalam menjalankan tugas, sehingga semuanya berjalan dengan aman dan tertib.

Mario Damar – KOMSOS

5 2 votes
Beri Nilai
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments