Cibubur,SuaraClara – Senyum dan tawa 200 orang anggota Paguyuban Lansia Gereja Santa Clara, Paroki Bekasi Utara, mewarnai perayaan ulang tahun ke-20 paguyuban yang berlangsung pada Senin, 29 September 2025.
Perayaan kali ini terasa berbeda. Tidak seperti biasanya, Misa Bulanan Lansia dipindahkan dari gereja ke Kapel Santo Mikael, Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Empat bus besar yang membawa para lansia tiba sejak pagi hari. Suasana penuh kegembiraan langsung terasa.
“Kami ingin para lansia merasakan suasana baru, bersukacita, dan bersemangat. Karena itulah misa bulanan kali ini kami rangkai lebih istimewa, sekaligus merayakan ulang tahun ke-20 paguyuban,” ujar Muji PS, Ketua Paguyuban Lansia Santa Clara yang juga menjadi ketua panitia.

Dalam suasana sederhana namun penuh kasih, perayaan diawali dengan Misa yang dipimpin Pastor Monald Banjarnahor, OFMCap. Dalam homilinya, Romo Monald mengingatkan agar para lansia tetap berpengharapan, merasa berguna, dan selalu menyerahkan diri pada perlindungan malaikat.
“Usia lanjut bukanlah alasan untuk berhenti bersyukur. Justru di masa ini, hidup kita menjadi teladan iman bagi generasi berikutnya,” pesan Romo Monald.

Sukacita terus mengalir sepanjang acara. Maria Valentina yang bertugas sebagai MC sekaligus ice breaker berhasil mencairkan suasana dengan berbagai permainan sederhana yang melibatkan para lansia. Tawa riang dan keceriaan tampak menghiasi wajah-wajah yang sudah sepuh, namun semangat mereka tidak kalah dengan kaum muda.
Semarak acara bertambah dengan pembagian door prize yang ditunggu-tunggu. Tidak hanya hadiah, tetapi juga kebersamaan yang membuat hati para lansia semakin hangat. Menjelang sore, lantunan lagu karaoke dan gerak tari bersama menutup kebersamaan dengan penuh sukacita.

Muji berpesan agar para lansia saling memperhatikan, terutama bila ada yang sakit atau merasa kesepian.
“Mari kita kunjungi, kita doakan, dan kita ajak bernyanyi memuji Tuhan, supaya mereka tetap berpengharapan,” ujarnya dengan penuh kasih.
Dewan Paroki Harian pun memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.
“Jarang-jarang kegiatan paroki bisa melibatkan empat bus penuh umat. Luar biasa! Salut untuk paguyuban lansia,” kata Heribertus yang hadir mewakili dewan.

Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun bagi Paguyuban Lansia Santa Clara, perjalanan ini adalah bukti bahwa sukacita iman tidak mengenal usia. Semangat kebersamaan, doa, dan kasih persaudaraan terus menjadi sumber kekuatan di usia senja.
Penulis dan Foto : Tim SC
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara