Foto bersama kegiatan Youth Camp 2024

Sebanyak 100 OMK SeDekenat Bekasi Ikut Youth Camp ke-7 di Gunung Putri Bogor.

Bogor,SuaraClara – Orang Muda Katolik (SMP dan SMA) se-Dekenat Bekasi  kembali menggikuti Youth Camp (EYC) di Canisius Camping Ground, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat pada 18-20 Oktober 2024. Paroki Santa Clara Bekasi Utara berpartisipasi dalam acara bertema ”Duc In Altum”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Panggilan Dekenat Bekasi bertujuan mencari dan menumbuhkan pada diri orang muda benih-benih panggilan hidup religius menjadi Imam, Bruder dan Suster. Acara ini dibawakan oleh para Frater OFM, serta Suster dari kongregasi OSF, FMM, HSHJ, FSGM, FSE, KSFL, MCFSM, FSMA. Para biarawan biarawati ini tergabung dalam Kanesta, yaitu Perkumpulan Fransiskan di Jakarta.

Rangkaian Acara

Hari Pertama – Diawali misa pembukaan dipimpin oleh Romo Enos Bulu Bali,CSsR dilanjutkan perkenalan dan membaur bersama OMK paroki lain dimalam keakraban. Para frater dan suster mendampingi para OMK dengan menjelaskan dan menggambarkan arti silentium “diam atau hening”. Selanjutnya frater dan suster memandu OMK mengikuti meditasi.

Hari Kedua – Peserta Youth Camp diberikan penjelasan oleh frater tentang makna hidup bakti religius sebuah pilihan bagi orang yang sengaja hidup menjauh dari urusan duniawi, hidup hanya untuk sang pencipta. Pada malam harinya dilakukan pembakaran api unggun dan masing-masing peserta menampilkan aksi kreativitas terbaik setiap kelompok dengan menampilkan berbagai tarian, drama tentang panggilan, dan berbagai nyanyian lagu. Setelah acara api unggun para suster memimpin doa malam. Setelah itu dilanjutkan acara bebas dengan bernyanyi dan karaoke bersama bersama Frater Stefan Nampung OFM.

Hari Ketiga – Pada Minggu pagi Acara Youth Camp ini ditutup dengan misa oleh Romo Antonius Dwi Cahyono SVD sebagai Romo Moderator Seksi Panggilan Dekenat Bekasi. Romo Cahyo menyampaikan kisah panggilannya dan menilai panggilan itu adalah misteri.

“Saya masuk Postulat SVD setelah lulus SMA, seiring berjalannya waktu motivasi panggilan dimurnikan sehingga sampai tahbisan,” ujar Romo Cahyo.

Pada saat misa penutupan sebanyak delapan peserta memakai cosplay pakaian pastor biarawan-ti. Diharapkan di masa depan pakaian ini bisa melekat diantara peserta Youth Camp ataupun peserta lain.

Matius 22: 14 “Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Penulis dan Foto : Tim Komsos

Editor : SJS

0 0 votes
Beri Nilai
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments