Bekasi,SuaraClara – Santa Perpetua dan Santa Felisitas adalah martir besar dari Gereja Katolik yang dikenang karena keberanian luar biasa mereka dalam mempertahankan iman di tengah penganiayaan. Keduanya berasal dari Kartago (sekarang Tunisia) dan wafat sebagai martir pada tahun 203 Masehi di bawah pemerintahan Kaisar Septimius Severus.
- Perpetua adalah seorang wanita muda dari keluarga bangsawan, seorang istri, dan ibu yang baru saja melahirkan. Meskipun mendapat tekanan berat dari ayahnya untuk meninggalkan imannya, ia tetap teguh dalam kepercayaannya kepada Kristus.
- Felisitas adalah pelayan Perpetua, yang sedang hamil pada saat mereka ditangkap. Dalam penderitaan dan perjuangannya, ia juga menunjukkan kekuatan iman yang luar biasa.
Mereka dihukum mati dengan cara dilemparkan ke arena untuk menghadapi binatang buas. Namun, keteguhan dan keberanian mereka menjadi kesaksian iman yang sangat kuat, sehingga menginspirasi banyak orang untuk memeluk kekristenan.
Kisah mereka terdokumentasi dalam sebuah tulisan yang dikenal sebagai “Passio Perpetuae et Felicitatis” (Kisah Sengsara Perpetua dan Felisitas), yang dianggap sebagai salah satu karya sastra Kristen awal yang paling penting.
Penulis : S Jumar Sudiyana
Sumber: mirifica.net
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara