Tahun Yubileum Santo Fransiskus Asisi dicanangkan oleh Bapa Paus Leo XIV pada 10 Januari 2O26, untuk memperingati 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Santo Fransiskus Asisi adalah pendiri Ordo Fransiskan dan Santo pelindung lingkungan hidup.
Menanggapi hal itu, Keuskupan Agung Jakarta juga menggerakkan umat untuk berziarah ke pojok doa Santo Fransiskus Asisi yang ada di paroki-paroki. Seluruh paroki di KAJ dihimbau untuk membuat pojok doa Santo Fransiskus Asisi di gereja masing-masing, agar bisa dikunjungi peziarah. Dalam ziarah kali ini, jumlah gereja yang dikunjungi tidak ditentukan, umat bebas untuk menentukan gereja mana yang akan dikunjungi dan mengunjungi berapa gereja.
Sebagai gereja yang digembalakan oleh Ordo Fransiskan (OFM Capusin) dan memiliki nama pelindung pendiri Ordo Kedua Fransiskan, Gereja Santa Clara juga mempersiapkan diri. Agar bisa menerima kunjungan para peziarah.
Pada awal Februari 2026, dibuatlah sebuah pojok doa Santo Fransiskus di selasar gereja. Pojok doa itu dihiasi dengan aneka tanaman hias dalam pot, tempat lilin dan tulisan wasiat Santo Fransiskus Asisi “Semoga Tuhan Memberimu Damai.” Dan pada Misa Minggu 15 Februari 2026 pukul 09.00 pojok doa tersebut diberkati dan siap dikunjungi oleh para peziarah. Di Gereja Santa Clara juga disediakan buku tamu dan stempel bagi para peziarah.
Sejak pojok doa diberkati hingga pertengahan Mei 2026 ini, setidaknya 1.875 orang telah berziarah ke Gereja Santa Clara Paroki Bekasi Utara. Hal itu diketahui dari catatan jumlah peziarah yang mengisi buku tamu. Biasanya mereka datang bersama rombongan dan mengendarai bus besar maupun medium. Para peziarah merupakan umat Paroki Bekasi Utara sendiri, umat paroki lain dari Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Bogor dan Keuskupan Bandung.
Daya tarik ziarah Tahun Yubileum Santo Fransiskus Asisi di Gereja Santa Clara antara lain: Gereja Santa Clara merupakan paroki yang digembalakan Pastor-pastor dari Ordo Fransiskan, memiliki Salib San Damiano yang merupakan kebanggaan keluarga besar Fransiskan, memiliki pojok doa Santo Fransiskus yang cukup besar, memiliki ruang Devosi Santa Clara, memiliki Goa Maria Memanggil dan ruang Adorasi. Sangat kental kekhasan Fransiskannya.
Dalam menyambut para peziarah, panitia berkoordinasi dengan Sekretariat Paroki untuk mendaftar calon peziarah, sekuriti gereja dan K3 untuk mengatur parkir bus, koster dan karyawan untuk mengkondisikan gereja, petugas tata laksana dan beberapa kelompok kategorial (OFS dan KKI) untuk menjadi pemandu.
Gereja Santa Clara ramai dikunjungi peziarah pada hari libur nasional, hari Sabtu dan Minggu. Untuk hari kerja, tidak terlalu ramai.
Pada Rabu, 27 Mei 2026 saat hari libur nasional Hari Idhul Adha, kunjungan cukup ramai. Ada 17 rombongan peziarah dengan mengendarai bus besar dan medium. Bahkan ada rombongan yang membawa 145 anggotanya dengan mengendarai 3 bus besar, yaitu dari Paroki Tomang. Para peziarah mulai berdatangan pukul 06.00 hingga 17.00. Sekitar 523 orang berziarah ke Gereja Sants Clara dalam satu hari itu.
Pelaksanaan ziarah Tahun Yubileum Santo Fransiskus Asisi akan berlangsung sepanjang tahun 2026. Dan akan berakhir pada 10 Januari 2027. Di Gereja Santa Clara, pojok doa Santo Fransiskus bisa dikunjungi kapan saja karena lokasinya berada di luar gereja. Sedangkan jika ingin berdoa di dalam gereja, gereja mulai dibuka pukul 08.00 dan ditutup pukul 18.00






Beberapa komunitas umat di Gereja Santa Clara juga sudah melaksanakan ziarah ke pojok doa yang ada di paroki sendiri maupun paroki lain. Antara lain Legio Maria, OFS, Lingkungan Bunda Theresa 5, Wilayah Bonaventura, lingkungan Antonius 2, dan umat secara pribadi maupun bersama keluarga.
Panitia Penggerak
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara