Paguyuban Lansia : Ikut Sekolah Lansia Sampai S2

WhatsApp Image 2026 04 10 At 14.54.31 2

Pagi itu pukul 10.00 sekitar 90 orang anggota Paguyuban Lansia Gereja Santa Clara berkumpul di aula lantai 1 GKP dengan mengenakan seragam berwarna oranye. Wajah mereka tampak ceria dan penuh semangat saat mendengarkan penjelasan Dokter Rina dari UPTD (Unit Pelaksana Tehnis Dinas) Pengendalian penduduk Kota Bekasi mengenai ‘Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolic.’ Sesi yang dibawakan oleh Dokter Rina adalah sesi ke-5 dari 12 sesi yang harus diikuti. Berbagai pertanyaan seputar gangguan kesehatan yang biasa dialami lansia juga diajukan oleh beberapa peserta dengan antusias.

Jumat, 10 April 2026 Paguyuban Lansia mengikuti program Sekolah lansia yang diselenggarakan oleh IRL (Indonesia Ramah Lansia) Jawa Barat bekerjasama dengan UPTD Pengendalian Penduduk Kota Bekasi. Tujuan dari Sekolah Lansi ini adalah memberikan informasi, pelatihan, dan permainan edukatif tentang kesehatan, sosial budaya, dan spiritualitas untuk membantu lansia memiliki pola hidup yang sehat dan dapat menikmati masa tua yang berkualitas.  Masa tua yang berkualitas antara lain : lansia lebih memperhatikan kesehatannya, lebih peduli pada kebahagiaannya, terus menjaga kualitas hidup dan produktifitasnya, mandiri, dan tidak mudah pikun.

WhatsApp Image 2026 04 10 At 14.54.31 1

Dokter Yanuar Aryando, juga berasal dari UPTD Pengendalian Penduduk Kota Bekasi, membawakan materi sesi 6. Tema materi yang disampaikan adalah, ‘Mengenali dan Mencegah Penyakit Pembuluh Darah.’ Dalam kesempatan itu menyampaikan,”Hati yang gembira adalah obat!” Maka ia mengajak para lansia untuk terus bersukacita dan bersyukur agar awet sehat.

Sekolah Lansia dilaksanakan dalam 12 sesi pertemuan. Setiap sesi dilakukan sebulan sekali dan maksimal dilaksanakan selama 2 jam. Setelah sesi ke-12 peserta dianggap lulus dan akan diselenggarakan acara wisuda. “Untuk Paguyuban Lansia Santa Clara, sesi-sesi pertemuan dipadatkan menjadi 2 sesi per pertemuan, agar pada Bulan Oktober 2026 bisa wisuda,” tutur Valentina Setiawan selaku PIC kegiatan. Setelah lulus Sekolah Lansia Standart 1 ini, diharapkan peserta melanjutkan ke Sekolah Lansia Standart 2.

WhatsApp Image 2026 04 10 At 14.54.30
WhatsApp Image 2026 04 10 At 14.54.30 1

Di Standart 1 diajarkan hal-hal dasar seperti pengetahuan akan penyakit masa tua, gizi yang menunjang lansia, hobby dan olahraga ramah lansia. Sedangkan di Standart 2 akan diberikan materi-materi yang lebih kompleks agar lansia bisa hidup secara mandiri dan berkualitas. “Nanti setelah saya wisuda S1, saya akan melanjutkan ke S2,” ujar Bibiana Sumarmi, salah satu peserta dari Wilayah Antonius yang hadir bersama suaminya, dengan penuh semangat. Ia bermaksud melanjutkan ke Sekolah Lansia Standart 2 setelah menyelesaikan Sekolah Lansia Standart 1, agar memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjalani masa tuanya secara berkualitas.

Rini Giri

5 3 votes
Beri Nilai
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments