OFS Bekasi Gelar Rekoleksi Calon Anggota Baru Ordo

Bekasi,SuaraClara – Menyongsong Masa Adven 2024, Ordo Fransiskan Sekular (OFS) Bekasi menyelenggarakan rekoleksi untuk 15 calon anggota Ordo. Mereka adalah saudara dan saudari yang baru bergabung, yang biasa dikenal dengan sebutan inisian. Acara dilaksanakan di Ruang Bunda Teresa dan Fidelis di kompleks Gedung Karya Pastoral Paroki Bekasi Utara, Sabtu 14 Desember 2024.

Mengapa di Paroki Bekasi Utara? Karena Bekasi Utara adalah paroki Fransiskan. Di paroki inilah OFS Bekasi lahir dan bertumbuh. Paroki inilah yang merupakan base camp dari OFS Bekasi yang anggotanya terhimpun dari beberapa paroki: Bekasi Utara, Bekasi, Harapan Indah, Kranji, Krawang, dan Cilandak. Di Bekasi Utara, OFS tergabung dalam Dewan Paroki Pleno sebagai komunitas hidup bakti. Di Bekasi Utara OFS mengadakan pertemuan rutin bulanan yang dikenal sebagai Hari Komunitas, disingkat HarKom. Di Bekasi Utara pula OFS mendapat pendampingan rohani dari imam Fransiskan (Kapusin). Di kalangan OFS Indonesia, OFS Bekasi dikenal sebagai Persaudaraan Lokal Margareta Cortona.

Pada tanggal 23 November 2024, Persaudaraan Lokal Margareta Cortona menyelenggarakan rekoleksi untuk para calon anggota Ordo. Dalam rekoleksi ini para inisian menyiapkan diri untuk diterima resmi ke dalam Ordo Fransiskan Sekular. Mereka adalah saudara-saudari yang baru bergabung dan minimal sudah 9 bulan menghadiri pertemuan Hari Komunitas serta mengikuti pengajaran. Penerimaan resmi para inisian dilaksanakan dalam upacara yang disebut Penerimaan ke Dalam Ordo.

ofs

Sebagai persiapan penerimaan resmi tersebut, dalam rekoleksi ini para inisian diajak mendalami apa artinya diterima ke dalam Ordo. Kepada mereka dibagikan teks Upacara Penerimaan ke Dalam Ordo; mereka diajak membaca, mencermati, dan mendiskusikan isinya. Dari proses refleksi ini para inisian menyadari bahwa dengan diterima ke dalam Ordo mereka diharapkan lebih sungguh-sungguh menghayati rahmat dan ikrar pembaptisan; juga diharapkan agar mereka lebih setia mengikuti Yesus Kristus seturut ajaran dan teladan Santo Fransiskus Assisi. Dengan motivasi ini, mereka didorong untuk melayani semua orang melalui status hidup sekular demi kemuliaan Allah, dan untuk memenuhi rencana kasih Allah demi keselamatan semua orang. Dibekali kesadaran dan motivasi ini, para inisian mantap mengajukan permohonan untuk diterima ke dalam Ordo.

Menanggapi permohonan para calon, Minister, yakni pimpinan Persaudaraan Lokal Margareta Cortona, menerima para inisian ke dalam Ordo Fransiskan Sekular sehingga mereka dapat memulai masa formasi utama untuk melanjutkan pembinaan mereka sebagai Fransiskan Sekular.

Kemudian, Pemimpin Ibadat, mewakili Gereja dan Keluarga Fransiskan, menerima dan meneguhkan maksud para inisian dengan berkata, “Semoga Tuhan membuat Saudara bertekun dalam keinginan menjadi Fransiskan Sekular dan menjadi ragikehidupan Injili di dunia.”

Pada akhir acara penerimaan ke dalam Ordo, Minister mengungkapkan sukacita, karena kehadiran mereka memperkuat persaudaraan lokal dalam jumlah, dalam kehadiran dan partisipasi lewat sharing karunia-karunia khas yang mereka miliki. Minister juga berjanji membantu para saudara-saudari yang baru diterima ini dalam perjalanan mereka menjadi Fransiskan Sekular dengan persahabatan, doa, dan kesaksian hidup.

Penerimaan ke dalam Ordo kemudian diungkapkan secara simbolis dengan penyerahan Injil/Alkitab dan Anggaran Dasar Ordo Fransiskan Sekular kepada setiap saudara yang baru saja diterima, serta pengalungan Tau kepada masing-masing anggota baru.

Inti sari AD dan pola hidup Fransiskan Sekular adalah mematuhi InjilTuhan kita Yesus Kristus dan menjadikan Kristus inspirasi serta pusat hidupnyabersama dengan Allah dan umat-Nya.

Rekoleksi ditutup dengan merumuskan komitmen untuk memantapkan tekad para inisian dalam meniti kehidupan Fransiskan Sekular, meliputi bina spiritualitas, organisasi, finansial. Fransiskan Sekular harus sungguh-sungguh komit untuk terus-menerus mengembangkan spiritualitas Fransiskan, untuk terlibat aktif dalam kegiatan Fransiskan Sekular di tingkat lokal, regional, nasional, dan internasional, dan ikut bertanggung jawab atas kebutuhan finansial Ordo.

Penulis : Ernest Mariyanto – Anggota OFS Bekasi

4 4 votes
Beri Nilai
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments