Kali ini lingkungan Yohanes Pemandi 3 (YP 3) kedatangan tamu spesial, yakni Pastor Paroki Bekasi Utara Romo Kaprilius Sitepu OFM Capusin. Kunjungan pastoral kali ini diisi dengan perayaan misa dan ramah-tamah. Misa tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Juli 2026 di salah satu rumah umat. Misa dihadiri oleh 35 umat, terdiri dari lansia, dewasa, kaum muda dan anak-anak.

Dalam kesempatan itu Romo Kapri membahas mengenai kerendahan hati, seperti yang diteladankan oleh Santo Bonaventura, yang tanggal peringatannya bertepatan dengan Misa KuPas (Kunjungan Pastoral) tersebut. Santo Bonaventura dikenal karena kepintarannya, oleh karena itu disebut sebagai doktor malaikat (Seraphic Doctor). Walaupun pintar, namun tetap rendah hati dan membuatnya tetap mengutamakan rencana Tuhan dalam hidupnya. Jadi umat diajak untuk tetap rendah hati walaupun memiliki segala sesuatu dan kepintaran dalam dirinya, dan selalu bersyukur dan berterima kasih saat memulai doa. Bukan hanya mengungkapkan permohonan saja kepada Tuhan.

Demikian juga dalam hidup, kita diajak untuk lebih mendengarkan orang lain daripada menyalahkan atau mengkritiknya. Jangan mengutamakan diri-sendiri, namun tetap rendah hati. Yesus tidak menolak orang pintar, namun janganlah kepintaran itu membuat kita menjadi orang sombong dan menolak segala sesuatu yang membangun. Yesus sendiri malah memuji orang kecil karena apapun yang mereka miliki, tidak membuat mereka sombong. Hati yang mengenal Tuhan adalah hati yang mau melayani, maka haruslah kita belajar agar semakin mengenal dan mencintai Tuhan.
Sapaan Romo Kapri dalam homilinya ini sungguh menyentuh hati umat Lingkungan Yohanes Pemandi 3 dan menumbuhkan semangat untuk lebih saling menghargai, memahami, dan mengasihi. Sebab sebagai sebuah komunitas, umat lingkungan harus memiliki kerendahan hati agar bisa saling mendengar, membantu dan mendukung. Umat Yohanes Pemandi 3 sangat bersyukur atas kunjungan pastoral yang telah lama mereka nantikan.


Penulis : Rina (Umat YP 3)
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara