ASAK St. Clara Merajut Asa, Membentuk Generasi Penyalur Kasih Tuhan
Semangat menuntut ilmu berpadu dengan kekhusyukan doa mewarnai perayaan Misa Pendidikan Anak 2026 yang digelar di Gereja Regina Caeli Paroki Pantai Indah Kapuk (PIK), pada Minggu, 3 Mei 2026. Anak-anak dari program Ayo Sekolah Ayo Kuliah (ASAK) Paroki St. Clara memeriahkan perayaan ekaristi ini tidak hanya sebagai umat yang hadir, tetapi juga dengan menyumbangkan suara emas mereka sebagai petugas paduan suara (koor).
Misa yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung khidmat. Lantunan pujian dari anak-anak asuh ini menambah nuansa syukur yang mendalam atas kepedulian Gereja terhadap masa depan pendidikan mereka.
Momen perayaan ini sekaligus menjadi penanda positif bagi pertumbuhan program pendidikan di paroki. Pengurus ASAK St. Clara, Philippus Budi Utomo, atau yang sering disapa pak Budi mengungkapkan bahwa perkembangan program ini semakin menggembirakan seiring dengan meningkatnya jumlah penyantun, khususnya dari kalangan umat St. Clara sendiri.
“Perkembangan ASAK semakin baik. Jumlah anak yang disantuni semakin banyak. Saat ini jumlah anak yang disantuni mencapai 164 orang, termasuk di dalamnya ada dua anak yang berhasil mengikuti program magang ke Jepang,” papar pak Budi.
Namun seiring bertambahnya jumlah anak asuh, dinamika pelayanan pun berubah. Pak Budi menyoroti bahwa tantangan krusial ASAK saat ini justru bergeser dari masalah finansial ke masalah sumber daya manusia.
“Tantangan terbesar ASAK saat ini bukan soal dana, tetapi soal tenaga pendamping yang tidak sebanding dengan jumlah anak yang harus didampingi,” jelasnya.
Terkait pendanaan, pak Budi menambahkan bahwa ASAK St. Clara saat ini masih mendapat dukungan subsidi silang dari Paroki Regina Caeli PIK. Untuk membangun kemandirian, pengurus terus mengajak umat St. Clara agar ikut ambil bagian. Keterlibatan tersebut dapat disalurkan melalui Misa penggalangan dana, partisipasi umat di tingkat lingkungan melalui gerakan “Gopek Sehari” (Rp500/hari), hingga kontribusi dari para alumni ASAK yang kini telah sukses bekerja.




Puncak keceriaan hari itu ditutup di Baywalk Mall, di mana anak-anak diajak untuk nonton bareng (nobar) film animasi terbaru bertajuk “David” yang sarat akan pesan moral keberanian.
Rangkaian kegiatan dari pagi hingga sore ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah bentuk pendampingan yang utuh. Jajaran pengurus berharap, setelah mengikuti Misa Pendidikan ini, wawasan anak-anak akan semakin luas dan semangat belajar mereka kembali terpacu.
Lebih dari sekadar pencapaian akademis, panitia berharap kegiatan ini membentuk karakter anak yang semakin bersyukur, teguh beriman, dan bertambah kepercayaan dirinya.
“Semoga ASAK mampu menguatkan anak-anak dalam meraih cita-cita dan mengenal kasih Tuhan, agar kelak mereka pun dapat menjadi perantara kasih Tuhan untuk lingkungan sekitarnya,” harapan perwakilan pengurus sebagai penutup.
Lusia Anastasia Harianja
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara