Bekasi,SuaraClara – Sebuah pesan pendek melalui Grup WA K-3 Santa Clara berbunyi menanyakan kabar meninggalnya Anggota Grup Seksi K3 (Keamanan, Ketertiban dan Keparkiran) Gereja Santa Clara, Bekasi Utara Bapak Donny Dongot, Kamis petang (19/12/2024). Gayung bersambut seluruh penghuni grup memvalidasi dan mengkorfimasi kebenaran berita tersebut.
Semua anggota terkejut dan bagaikan petir menyambar ditengah hari mendengar kabar duka dari anggota K3 Bapak Donny Dongot yang dipanggil Tuhan sekitar pukul 15.45 WIB dirumah duka Komplek Bumi Anggrek, Bekasi.
Almarhum memang sudah beberapa bulan terakhir menderita sakit paru-paru dan secara maraton menjalani pengobatan rawat jalan dan rawat inap di RS Budha Tzu Chi, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Namun Tuhan berkehendak almarhum menghembuskan nafas terakhir dipangkauan keluarga tercinta.

Walaupun terkejut seluruh anggota Seksi K3 Santa Clara sudah merelakan kepergian almarhum, sosok yang ramah, rendah hati dan terbuka rumahnya untuk seluruh anggota K3 berkumpul sekadar diskusi dan mengobrol segala hal tak kecuali soal kegiatan K3.
Semangat Jiwa Korsa Anggota K-3
Begitu mendengar kabar duka seluruh anggota K-3 yang berada dirumah langsung bergegas menuju rumah duka di Bumi Anggrek, Bekasi untuk membantu keluarga almarhum dan mempersiapkan segala sesuatu untuk prosesi misa hingga pemakaman di esok harinya (Red-Jumat 20/12/2024).
Silih berganti seluruh anggota berjaga-jaga sepanjang malam, pagi hingga siang dirumah almarhum untuk menemani keluarga korban dan tentu momen perpisahan terakhir bersama anggota K-3 sebelum dikuburkan di TPU Mangunjaya, Tambun, Kabupaten Bekasi.
Jiwa korsa adalah semangat kebersamaan dan solidaritas dalam suatu kelompok yang berasal dari Bahasa Perancis “esprit de corps”. Konsep ini menekankan pentingnya kepemilikan, solidaritas, dan tanggung jawab dalam menciptakan kekompakan dan kesatuan dalam suatu organisasi.
Selamat Jalan Senior, sampai bertemu di Surga
S Jumar Sudiyana
Sie Komsos
Santa Clara Bekasi Paroki Bekasi Utara